Senin, 12 Januari 2015

Hari Ke-21

By Unknown   Posted at  05.52   No comments
     Dua puluh satu hari, bukan waktu yang singkat. Awal-awal ngepos, rasanya seneng dan asik banget. Banyak banget rasanya yang pengen aku tulis. Tapi, sampe di tengah-tengah rasanya bingung mau nulis apa, begitu juga di hari-hari terakhir ini. Sering banget bingung mau ngepos apa. Dan akhirnya sudah selesai dan FINISHHHH !!!! yeeee !!! :D
     Banyak banget pengalaman yang aku dapetin. Nggak gampang ternyata. Paling seneng adalah saat pembaca blog itu banyak dan bahkan kasih komentar. Tapi waktu ide itu udah mulai jarang datang, nyaris nggak ada yang baca karna tulisan yang blas nggak menarik. Terimakasih, bukan hanya untuk pengalaman ini saja, tapi untuk pengalaman selama tiga bulan ini :) Semoga masih diberi kesempatan untuk merasakan pengalaman-pengalaman lainnya. Amin :)

Minggu, 11 Januari 2015

Berawal dari asmara, dia ingin menjadi wirausaha sukses.

By Unknown   Posted at  05.45   No comments
     Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, tak sedikit remaja yang menjalani bisnis online. Mereka menawarkan barang dagangan dari berbagai media. Mulai dari Whatsapp, BBM, Facebook, Twitter, Instagram, dan maasih banyak lagi. Dengan cara ini mereka dapat menghemat tenaga juga menghemat waktu. Dengan hasil yang lumayan, membuat banyak orang mulai mencoba bisnis ini. Berbeda dengan Wahyu, siswa SMA N 1 Sedayu ini memiliki bisnis kecil-kecilan yang berbeda dengan remaja lainnya.
     Ayahnya yang bekerja sebagai PNS ini tak keberatan dengan apa yang dilakukan putranya. Wahyu berjualan pastel coklat dan nasi bungkus di sekolah. Setiap harinya dia membawa 60 buah pastel berisi coklat dan 10 nasi bungkus. Pastel coklat nya dijual dengan harga 1000 per buah sedangkan nasi bungkusnya di jual dengan harga 2000 per bungkus. Nasi bungkus yang dibawanya selalu ludes terjual, sedangkan pastel coklatnya sekitar 30 buah terjual setiap harinya.
     Usahanya ini telah dimulai sejak dia duduk dibangku SMP. Dia mengaku selalu bangun pukul 04.30 kemudian membuat serta menyiapkan dagangannya. Dari usahanya ini uang sekitar 15000 selalu didapatkan setiap harinya. Uang itu sebagian untuk kebutuhan sehari-hari dan sebagian lagi untuk ditabung. Setiap jam istirahat tiba, teman-temannya datang menemuinya di kelas dan membeli pastel coklat dan nasi bungkusnya. Tak ada rasa malu sedikitpun saat dia menjalani aktivitasnya ini.
     Setiap pagi ibunya juga menitipkan pastel berisi sayur di warung-warung jajanan namun, ini bukan alasan utamanya untuk berjualan pastel di sekolah. Alasan utamanya adalah karna kekasihnya yang bertempat tinggal jauh dari tempat tinggalnya. Saat duduk dibangku SMP, kekasihnya bertempat tinggal jauh dari rumahnya sehingga biyaya yang dikeluarkan untuk menuju kekasihnya itu tidak lah sedikit. Ditambah lagi biyaya yang dikeluarkan untuk pergi bersama kekasihnya itu. Dari situlah dia berfikir bagaimana caranya dia dapat berusaha sendiri pengeluarannya itu. Akhirnya dia berfikir untuk membuat pastel seperti ibunya. Namun, karna tidak sumua remaja menyukai sayur, dia memiliki ide untuk membuat pastel berisi coklat, yang mayoritas anak remaja menyukai coklat. Dari pengalamnya ini lah dia ingin mengmbangkan bisnis kecil nya ini di masa depan. Serta impiannya menjadi seorang wirausaha sukses.

Sabtu, 10 Januari 2015

Frontal aja

By Unknown   Posted at  07.43   No comments
     Rasa malu pasti dimiliki banyak orang. Tapi terkadang, rasa malu mereka berlebihan, maka tak jarang banyak impian mereka yang sulit untuk terwujud. Seperti temanku yang satu ini. Namanya Rizal, dia memiliki rasa malu yang berlebihan. Bakat yang dia miliki tidak dapat berarti apa-apa hanya karna rasa malunya itu. Keahliannya dalam 
     Dia gagal meraih kejuaraan dalam lomba membaca puisi bahasa Jerman. Terbukti, kemampuan bukan modal satu-satunya yang dibutuhkan dalam lomba ini. Saat namanya dipanggil, dia mulai panas dingin, badan nya gemetar, dan pikirannya mulai tak karuan. Dia mulai melangkah menuju panggung, satu persatu kata mulai dibaca. Namun, saat dipertengahan teks dia tak mampu lagi menahan rasa malu karna banyaknya perhatian yang tertuju padanya. Dan akhirnya dia membaca puisi dengan nada yang tak karuan, suaranya sangat lirih dan patah-patah.
     Tidak hanya itu, banyak orang di sekolah mengakui bahwa Rizal memiliki paras yang tampan hingga akhirnya seorang gadis mendekatinya. Rizal pun tak dapat mengelak bahwa gadis itu mampu mencuri perhatiannya. Kedekatan mereka sudah lumayan lama. Rizal selalu mengirim pesan kepadanya, begitu juga sebaliknya. Teman-teman pun selalu membujuk Rizal untuk mengungkapkan perasaanya "Cepetan ngaku sama dia, buruan di tembak, keburu diambil orang"
     Tak jauh beda dengan teman-teman gadis itu. Teman-teman di sekolahnya selalu bertanya kepada gadis berambut panjang itu "Gimana? udah jadian belom ?". Dan jawaban yang sama selalu diucapkannya kepada teman-teman "Belom lah, orang dia nggak nembak. Masak aku duluan yang ngomong"
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tapi semua masih saja sama, Rizal tak kunjung mengungkapkan semuanya. Hingga pada akhirnya gadis cantik itu menyerah dan memilih menjauh dari nya. Sejak saat itu teman-teman Rizal tak hentinya menyalahkan lelaki pemalu itu. 
"Itu hasilnya kalo jadi orang pemalu tingkat dewa! Makanya frontal aja!" kata teman-temannya.
Ini hanya beberapa dari banyak cerita akibat rasa malunya yang berlebihan. So, jangan malu buat frontal. hahaha :D :)

Jumat, 09 Januari 2015

Jika para siswa di sekolah itu pintar semua, yang bodoh kapan menjadi pintar ?

By Unknown   Posted at  01.11   No comments
     Dwi bersekolah di SMA x. Sekolah nya ini terkenal kehebatannya dan merupakan sekolah favorit, dulu. Sekolah ini sudah mencetak para generasi penerus bangsa yang luar biasa. Namun, kini semua nya berubah. Sekolah nya dipandang remeh oleh masyarakat. Ini karna beberapa masalah. Lama-kelamaan nilai para siswa kurang sempurna dan akhirnya siswa dengan nilai rendah pun dapat dengan mudah bersekolah di sekolah ini.
     Suatu saat Dwi ditanya oleh seorang lelaki paruh baya. "Sudah kuliah apa masih sekolah mbak ?" tanyanya. "Masih sekolah pak, di SMA x" jawab Dwi. Spontan, lelaki itu mengatakan bahwa sekolah itu memiliki kualitas yang rendah, terbukti dengan nilai-nilai para siswa yang masuk di sekolah ini sangat rendah. Walaupun tidak semua siswa yang memiliki nilai rendah. Terbukti, siswa-siswi yang yang memiliki nilai sempurna pun tidak hanya satu atau dua anak saja.
     Memang, tidak semua siswa pintar di mata pelajaran yang diajarkan, ini karna kemampuan berbeda-beda yang dimiliki setiap siswa. Beberapa siswa yang tidak begitu pandai di dalam pelajaran, mereka memiliki kepandaian dan keahlian yang lebih di bidang lain. Misal, beberapa teman Dwi pandai dalam bidang oleh raga, dan teman-temannya pun mampu mengharumkan nama sekolah dengan membawa berbagai bukti kejuaraan yang diraihnya. Salah satunya kejuaraan futsal, taekondo, bulu tangkis, dan masih banyak lagi.
     Sama seperti saat bertemu lelaki paruh baya itu. Setiap bertemu dengan seseorang dan menanyai mengenai sekolah nya, jawaban yang sama seperti lelaki paruh baya itu selalu terucap. Dwi merasa setiap orang yang berkata seperti itu adalah seseorang yang selalu meremehkan orang lain. Mereka mudah berkata tentang suatu hal tanpa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi.
"Lalu, jika yang bersekolah disitu hanya orang-orang pintar, kapan yang bodoh dapat menjadi pintar ?" jawab Dwi mengenai pertanyaan yang sama itu.

Okta Telah Menjadi Mahasiswi UNY

By Unknown   Posted at  00.37   No comments
Okta, remaja berumur 18 tahun ini kini tinggal di Panti Asuhan Asy-Shidiqiyah Kokap, Kulonprogo. Sejak kelas 4 SD dia tinggal disini bersama teman-teman yang lain. Karna keadaan ekonomi keluarga yang kurang, membuatnya harus tetap menahan rindu kepada ibu dan kedua kakaknya. Ayahnya sudah mendahului menghadap Sang Maha Kuasa, ibunya kini harus banting tulang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di kota metropolitan. Jadwal jenguk para wali pun hanya 3 bulan sekali, jika ingin menghubungi ibunya, dia dapat meminjam handphone para pengasuh yang tentunya tidak boleh setiap saat.
            Saat hari pertama dia tinggal di panti ini, rasa rindu pada ibu selalu dirasakannya. Namun, keinginannya untuk sekolah hingga tingkat yang tinggi dan semangatnya untuk meraih segala cita-citanya, mengalahkan segala rasa yang selalu mengganggunya. Teman-teman yang ada disini membuatnya selalu betah tingga dipanti asuhan ini. Impiannya tak muluk-muluk, dia hanya ingin segera lulus kuliah dan segera mencapatkan pekerjaan. Dari pekerjaan itulah nantinya dia akan membantu ekonomi keluarga dan teman-teman yang ada di panti asuhan itu. Jadwal piket yang sudah dibagi, berupa masak, membersihkan panti, dan lainnya membuat dia sudah terbiasamandiri sejak dulu.
            Kini dia menjadi mahasiswi di UNY dan mengambil jurusan D3 Perkantoran, setelah lulus dari SMK Pengasih. Dia tak pernah menyerah dalam menuntut ilmu. Dia sadar bahwa apa yang telah diraihnya sekarang ini adalah berkat bantuan banyak orang, maka dia selalu ingin memberikan yang terbaik untuk orang-orang disekelilingnya. Mungkin, jika dia tak berada disini bersama teman-teman yang lain, dia tidak dapat sekolah hingga setinggi ini. Perjalanan panjang dari panti hingga kampusnya yang berada di Wates, selalu ditempuhnya menggunakan bus umum bersama dengan teman-teman yang lain. 4 orang termasuk dirinya kini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, 1 orang sudah lulus dan bekerja, serta 46 teman yang lain masih sekolah dibangku SD, SMP, maupun SMA.  Bekal tak lupa selalu dibawa mereka saat pulang hingga sore hari.
            Fasilitas dan beberapa kegiatan yang ada di sini, lama-kelamaan membuatnya betah tinggal disini. Setiap sore hari selain hari kamis setelah asar, dia dan teman-temannya selalu membaca Al-Quran bersama, sedangkan hari kamis sore jadwal untuk latihan hadroh. Setelah kegiatan-kegiatan ini selesai, mereka dapat  bermain di halaman ataupun membaca buku yang di perpustakaan yang baru saja dibangun belum lama ini. Bantuan dari para donatur memang sangat membantu.

            

Kamis, 08 Januari 2015

Mereka selalu memberikan yang terbaik

By Unknown   Posted at  06.45   No comments
     Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.  Dia adalah orang yang sangat sabar mengajari kita, agar kita dapat meraih kesuksesan di masa depan. Namun, tak sedikit para siswa yang menyepelekan guru dan bahkan mengejek guru sesuka hatinya. Memang, beda guru beda pula cara yang digunakan untuk membimbing kita. Terkadang guru yang tegas banyak dibenci oleh para siswa. 
     Menjadi seorang guru memang membutuhkan kesabaran yang tinggi. Saat para siswa mendapat pengumuman nilai ulangan dari guru dan ternyata hasilnya tidak memuaskan, tak sedikit diantara para siswa yang menyalahkan guru karna hal ini. Tidak hanya ini saja, saat guru memberi nasehat  untuk para siswa, tak jarang sebagian besar diantara mereka yang menyepelekan bahkan mengejek. Lalu, apakah mereka tidak berfikir bagaimana perjuangan para guru dalam mendidik kita? Apa mereka sadar bahwa para guru pastilah memberi nasehat yang berharga di masa depan? Apakah mereka sadar bahwa banyak guru yang selalu menyebut nama siswa-siswinya di setiap sujud mereka ?  Sungguh sebuah balasan yang tak setimbal dengan perjuangan para guru untuk para muridnya. Guru merasakan sebuah kebahagiaan adalah saat mantan siswa nya mampu mencapai impian-impian mereka dan meluangkan waktunya untuk berkunjung ke sekolah. Maka, yakinlah bahwa para guru selalu memberikan yang terbaik untuk para muridnnya dan yang jelas, hilangkan rasa-rasa benci beberapa guru tertrntu.

Rabu, 07 Januari 2015

Lirik dan cerita

By Unknown   Posted at  07.08   No comments
     Banyak orang berkata bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah. Terutama masalah hati, katanya. Suka sama temen sekelas ataupun beda kelas dan kagum dengan kakak kelas, itu hal yang wajar. Ada teman yang cerita bahwa dia suka sama temen beda kelas, nggak jauh beda sama orang-orang lain yang suka sama temen waktu SMA. Awalnya cerita dengan sedikit malu-malu, tapi lama-lama cerita panjang lebar nggak berhenti. 
     "Oh... tiada yang hebat dan mempesona ketika dia lewat dihadapanku, biasa saja
     waktu perkenalan lewatlah sudah ada yang menarik pancaran diri terus mengganggu"
Lirik lagu ini sepertinya cocok buat temen ku itu. Awal ketemu biasa aja tapi lama-kelamaan dia mulai kagum dan suka. Wajar, cowok yang disukainya ini adalah salah satu siswa berprestasi di sekolah. Dia sering mengikuti lomba dan tak jarang mendapat juara. Seperti perlombaan yang diikutinya bulan ini di Bogor, dia mampu mendapat medali emas. Ditambah lagi parasnya yang tampan, maka tak heran jika banyak yang kagum padanya.
     "Akulah orang yang slalu menaruh bunga dan menuliskan cinta diatas meja kerjamu, akulah orang yang selalu mengawasimu menikmati indahmu dari sisi gelapku"
Nah, kalau lirik yang ini juga nggak jauh dari cerita dia. Dia nggak berani deketin si cowok itu tadi. Satu alasannya, dia nggak percaya diri karna dia bukan anak yang pintar seperti cowok itu.
     "Lewat radio aku sampaikan kerinduan yang lama terpendam"
Lirik yang ini juga sama seperti yang terjadi. Karna dia malu dan nggak PD deketin si cowok, akhirnya dia cuman bisa kirim salam dan request lagu lewat radio di malam hari. Beda saat siang hari, dia curi-curi pandang sama si cowok.
     Enggak tau nih gimana akhir ceritanya temen aku. Karna dia baru cerita kemaren. Ya yang penting semoga ini bisa jadi acuan dia untuk selalu terus berusaha. Berusaha selalu menjadi yang terbaik di sekolahnya, terutama meningkatkan prestasinya. Dan setelah itu dia bisa semakin percaya diri. Lalu bisa deket sama si cowok. Amin.. hehehe :D

Selasa, 06 Januari 2015

Mungkin

By Unknown   Posted at  06.37   No comments
    Manusia tak mungkin dapat hidup sendiri di dunia ini. Disini, kita membutuhkan orang lain yang ada disekitar kita. Teman adalah salah satunya. Seseorang akan menilai kita sejak awal pertemuan. Bukan tidak mungkin, apabila kita selalu bersifat baik, pastilah seseorang itu tak menolak untuk menjadi teman kita. Namun, tak jarang pula pertemanan dapat hancur hanya karena  maslah yang sepele.
    Terkadang rassa egois yang tinggi dimiliki oleh seseorang itu, dapat membuat teman menjauh dengan kita. Tanpa sadar seseorang dapat dibenci oleh beberapa temannya. Lalu, seseorang itu selalu mengungkapkan kekesalannya dengan teman-temannya, yang di lakukan dengan cara tersirat melalui sosial media. Hal seperti ini pastinya sering kita temui. Lalu, apabila banyak teman kita yang membenci kita, apakah alasan mereka yang pling tpat adlah menyangkit pautkan masalah ini dengan temna-teman kita ini. Lalu apabila banyak yang menjauhi, bukan tidak mungkin kesalahan dibuat seseorang terhadap beberapa temannya. Maka, selalu jadikan hal yang terjadi itu sebagai pembelajaran bagi kita untuk selalu menjadi yang terbaik di hari esok.

Senin, 05 Januari 2015

Untuk hari ini

By Unknown   Posted at  06.56   No comments
   Tiada satupun diantara kita yang mengetahui kapan datangnya hari akhir itu. Hari dimana bumi ini akan musnah dengan seluruh isinya. Dijelaskan dalam salah satu surat dalam Al-Quran, Al-Qari'ah. Surat ini menjelaskan bagaimana keadaan saat kiamat itu tiba. Disana dikatakan bahwa manusia menjadi seperti anai-anai yang berterbangan dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Sungguh dasyatnya hari kiamat itu. Lalu apa yang harus kita lakukan ? Berlari untuk menghidari datangnya hari itu ? Mustahil ! tak ada seorangpun yang mampu terhindar dan kitapun harus selalu siap menghadapi datangnya waktu itu. Hanya dengan doa dan melakukan yang terbaik, untuk bekal kita di alam yang akan datang. Berdoa agar Sang Maha Kuasa mengambil kita bukan saat hari kiamat itu tiba. Jika ditanya, apa ada diantara kita yang berani dan siap menghadapi waktu yang akan datang itu ? Sebaik apa orang itu, aku yakin tak ada yang mengaku siap akan hal ini. Selalu lakukan kewajiban kita sebagai umat muslim. Dalam 24 jam, kita hanya butuh waktu kurang lebih 25 menit untuk melakukan kewajiban kita yang di bagi dalam 5 waktu. Minimal, jangan lupakan kewajiban kita sebagi seorang muslim, dan selalu lakukan yang terbaik untuk bekal kita di akhirat kelak.

Minggu, 04 Januari 2015

Mungkin Karna Tidak Bertanggungjawab

By Unknown   Posted at  07.11   No comments
Tanggung jawab bukanlah hal yang mudah. Perlu tekad yang kuat untuk mengatakan satu hal hingga nantinya hal itu akan dipertanggung jawabkan. Saat aku berada diantara beberapa pilihan, aku mimilih salah satu dan bukan perkara yang mudah untuk memilih, karna perlu difikir kembali pertanggung jawabannya nanti. 
Bukankah suatu pekerjaan akan berkah apabila kita melakukannya dengan ikhlas dan penuh dengan tanggung jawab ? Namun, mungkin belum banyak yang melakukan hal ini. Lepas dari tanggung jawab bukan hal yang langka. Banyak hal seperti ini terjadi. Apakah tidak sadar bahwa orang lain akan terkena dampaknya ? Mungkin rasa egois yang dimiliki masih terlalu tinggi, sehingga tak ada rasa bersalah dalam diri seseorang itu. 
Entah mengapa rasa benci pada seseorang terkadang muncul karna sifat yang dimilikinya. bukan hanya benci, dendam bahkan juga datang. Rasa yang tidak patut dicontoh ini datang tanpa diminta. Selalu mencoba untuk melepaskan segala rasa negatif yang ada. Namun, tidak juga hilang rasa ini. Setelah begitu adanya, berfikiran positif selalu dilakukan. Namun, kalau tidak bisa hilang? Biarkan saja rasa ini ada. Bukankah ini adalah suatu hal yang wajar ? Ya, memang wajar. Namun, jangan berfikiran bahwa benci dan dendam itu adalah hal yang wajar saat belum melakukan berbagai macam usaha untuk menghilangkan rasa itu.
Maka, pertanggung jawabkan seluruh hal yang kamu lakukan, mungkin rasa benci dan dendam terhadapmu salah satunya adalah karna kamu tidak bertanggung jawab akan suatu hal.

Sabtu, 03 Januari 2015

Profil 5 Remaja

By Unknown   Posted at  07.59   No comments
Bella Fatmala, remaja berumur 18 tahun ini memiliki pengalaman yang sangat mengesankan. Dia dapat menghabiskan waktunya di Jepang selama satu minggu, tanpa sepeser uangpun keluar dari kantongnya.  Awalnya ia bersama kedua temannya mewakili sekolahnya untuk mengikuti lomba debat Bahasa Inggris, yang akhirnya meraih peringkat ke-2 sekabupaten. Keahliannya dalam berbahasa Inggris dan kepiawaiannya menari serta menyinden, merupakan modal utama dipilihnya untuk mewakili DIY ke Jepang. “Enggak nyangka bisa jadi salah satu dari tiga perwakilan DIY”
Dia tidak sendiri, dia berangkat bersama teman-teman barunya, dari seluruh perwakilan Indonesia. Dalam acara JENESYS2.0 (Japan ASEAN Oceanian Student and Youth Exchange) ini dia bersama teman-teman lainnya memperkenalkan budaya Indonesia dengan menari Sajojo. Ia mengaku sangat bahagia dapat berkunjung ke Jepang berkat prestasi yang dimilikinya. Ibunya yang sehari-hari berjualan jamu, mengaku sangat bangga dengan Bella.
Karna pengalamannya ini, dia memiliki teman baru dari beberapa negara. Tak hanya itu, ia mengetahui secara langsung budaya orang Jepang, mengetahui ibadah agama Sinto, merasakan makanan khas Jepang, dan masih banyak lagi. Siswi kelas 3 di SMK 2 Depok/STM Pembangunan Yogyakarta ini mengatakan bahwa pengalaman yang paling mengasyikkan adalah saat berjalan-jalan malam di kota Tokyo. Sedikit oleh-oleh dibelinya untuk teman-teman dan gurunya. “Disana mahal-mahal, orangtua nggak minta oleh-oleh, jadi nggak beliin buat mereka. Hehehe” ungkapnya.


 Remaja kelahiran Bantul, 3 Oktober 1997 ini adalah salah satu siswa SMK Pelayaran Putra Samudra Yogyakarta, Endro Kiswanto namanya. Remaja yang memiliki hobby berenang ini sudah berkeinginan melanjutkan pendidikannya di SMK Pelayaran sejak duduk di bangku SMP. Berbagai usaha dia lakukan untuk dapat bersekolah di sekolah yang didamba-dambakannya itu. Dia merasakan berbagai perubahan semenjak sekolah di SMK ini, menjadi selalu disiplin dalam berbagai hal serta dituntut bergerak cepat.
            Apel pagi setiap harinya serta latihan fisik setiap hari Rabu dan Kamis, menjadi agenda yang tak boleh dilewatkan. Jalan jongkok serta berlari keliling kompleks sekolah menjadi hal yang biasa baginya. Ketertiban dan ketertiban harus selalu dilaksanakannya. “Disana peraturannya ketat, semua ada sanksinya” katanya. Tak jarang ia melihat temannya dihukum push up karna menggunakan sepatu yang tidak disemir.
            Untuk meraih cita-citanya sebagai seorang pelaut profesiona, berbagai sertifikat harus didapatkannya. Di tingkat dua ini, dia harus mendapat sertifikat simulator. Sertifikat praktek laut juga harus dimilikinya, dan masih banyak sertifikat lainnya yang harus dimiliki. Seluruh sertifikat yang dia miliki sejak sekarang, merupakan syarat untuk dapat berlayar
           

 
Nilam Ayu Wulansari, remaja berumur 17 tahun yang memiliki bakat menari. Untuk mengembangkan bakat menarinya, dia melanjutkan pendidikan di SMKI Yogyakarta. Mengambil jurusan tari tentunya. Dengan berbagai tes yang dilalui, akhirnya dia dinyatakan lolos dan menjadi siswi SMKI. Berbagai pengalaman ia miliki, mulai dari lomba menari hingga ikut meramaiakan beberapa acara, salah satunya adalah Ulang Tahun kota Madiun.
            Selain belajar menari di sekolah, ia juga bergabung di sanggar Tari Bali yang berada di Kota Gede. Dengan bakat yang ia miliki, berbagai job sering didapatkan, di dalam maupun luar kota. Ia mengaku sangat senang apabila mendapat job. Pengalaman yang diperoleh serta beberapa uang yang di dapatnya menjadi alasan utamanya.
            Pengalaman lucu juga pernah didapatnya. Saat itu ia tampil di Borobudur, karna terburu-buru ia lupa memeriksa kembali properti yang akan digunakannya. Ternyata tanpa disangka topeng yang akan digunakannya hanya memiliki satu tali. Kepanikan terjadi saat pertengahan perfom, karna saat itulah ia baru menyadari akan hal ini. Topeng yang seharusnya dipakai, dengan spontan dileparnya, sehingga menimbulkan suara yang lumayan keras. “Penonton kelihatan sangat bingung, aku jadi malu” katanya. Tak disangka, remaja yang sangat hobby menari tari angguk ini memiliki cita-cita sebagai pramugari.

            Candra Bayu Sulistiyo, remaja berusia 16 tahun ini memiliki hobby sepak bola sejak kecil. Sejak duduk di kelas 4 SD, dia bergabung dengan club SSB Mas yang berada di Yogyakarta. Berbagai perlombaan sepak bola diikutinya. Dia dan timnya pernah menjuarai lomba antar club sepak bola di Yogyakarta, dan hasilnya sangat memuaskan, juara 1 diraihnya. Karna kemenangan timnya itu, mereka mendapat kesempatan mengikuti lomba tingkat Nasional di Jakarta. Lomba kali ini tidak menghasilkan hasil yang memuaskan. Dia dan timnya pun harus kembali ke Yogyakarta tanpa membawa meraih gelar juara. “Seneng bisa ikut lomba-lomba, kan kalo menang kadang-kadang dapet tas, sepatu, sama kaos kaki, lumayan semuanya bermerek, dapet uang juga. Hehe”
            Setelah lulus dari SMP ia sudah tidak lagi bergabung dengan SSB Mas. Ia berusaha keras agar dapat melanjutkan ke sekolah yang diimpikannya, SMA N 1 Sewon. Lari-lari dengan jarak yang tidak dekat selalu dia lakukan saat sore hari. Akhirnya segala usaha yang di lakukannya itu berbuah manis. Ia diterima menjadi siswa SMA N 1 Sewon setelah mengikuti berbagai macam tes. Sekolah itu memiliki kelas khusus olahraga (KKO) sehingga apabila dia dapat menjadi siswa di sekolah ini pastilah akan lebih mendukung hobby sepak bolanya itu.
            Namun, keinginannya untuk masuk di kelas sepak bola harus dikuburnya dalam-dalam, ini dikarenakan berat badannya yang kurang ideal dengan tinggi badannya. Dan diapun memilih untuk mengambil kelas volly. Dia mengaku kemampuannya dalam olahraga volly sangat jauh dibawah teman-temannya. Namun, dia tak pernah menyerah untuk mengejar ketertinggalannya itu.


Linda Puspita Arum Sari, remaja berumur 18 tahun ini kini duduk di bangku kelas 2 SMK Muhammadiyah 2 Moyudan. Sejak beberapa bulan lalu, ia selalu menghabiskan waktunya di rumah. Sehabis pulang sekolah, ia tetap dirumah untuk membantu pekerjaan orangtua dan mengasuh adiknya yang berumur jauh dibawahnya. Ia jarang sekali menghabiskan waktunya untuk keluar rumah.
            Beberapa bulan yang lalu, saat hari hampir petang, ayahnya berbaring ditempat tidur. Berbeda seperti biasanya, pandangan ayahnya kosong. Dia hanya diam seperti memendam banyak pikiran. Kejadian ini pun membuat keluarga ini sangat bingung. Untung saja, tetangganya menawari bantuan untuk mengantarkan ayah Linda menuju Rumah Sakit.
Beberapa hari kemudian, hasil lab dari tes darah yang di lakukan menyatakan bahwa ayahnyan terkena gagal ginjal. Sejak itu ayahnya rutin cuci darah dan kini selalu melakukan cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu. Lama kelamaan kondisi ayahnya terus melemah. Badannya menjadi kurus, mudah sesak nafas, mudah marah, dan mudah merasa pusing. Karna itulah kini ayahnya tidak lagi bekerja dan hanya ibunya yang bekerja sebagai penjual sayur keliling.

            Karna hal ini Linda ingin cepat bekerja untuk membantu ekonomi keluarga dan tidak terfikir di benaknya untuk melanjutkan keperguruan tinggi. Memang biyaya cuci darah telah ditanggung BPJS namun, oksigen yang harus dibeli kurang lebih seminggu sekali dengan uang sendiri, dan menu makanan ayahnya yang tidak bisa sembarangan, menghabiskan biyaya yang tidak sedikit. Ditambah lagi dengan biyaya sehari-hari keluarga ini. Harapan Linda hanya satu, ia hanya ingin ayahnya sembuh kembali lagi seperti sediakala.

biarkan semua menjadi jernih kembali

By Unknown   Posted at  07.41   No comments
    Ada saatnya fikiran ini tidak dapat berfikir dengan jernih. Ada saatnya hati ini tidak nyaman dengan suasana yang ada. Ada saatnya tubuh ini lelah akan segala aktivitas yang ada. Dan ada saatnya bibir ini mengeluh akan segala hal yang terjadi. Wajar, aku seorang manusia biasa yang juga dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Lelah, pusing, bosan, dan masih banyak hal yang kadang aku rasakan, sama seperti manusia pada umumnya. Dan ketika hal-hal yang sama sekali tidak menarik  itu kurasakan, aku membutuhkan waktu untuk memulihkan semua ini.
Duduk sendiri, merenungkan apa yangtelah terjadi, lalu ku biarkan semuanya menjadi jernih, kutunggu sejenak dan jawaban dari semua itupun akan datang..

Jumat, 02 Januari 2015

Bukankah cobaan membuat kita lebih kuat ?

By Unknown   Posted at  05.31   No comments
Kamu pernah mengeluh dan sempat berfikir bahwa apa yang kamu jalani hari ini sulit ? 
Untuk apa merasa sulit ? padahal kamu masih punya orangtua yang mampu menjadi pendengar setia serta memberikan solusi untuk masalah-masalah mu. 
Lalu apa kamu punya masalah dengan orangtua sehingga kamu merasa kamu tak kuat lagi untuk menjalani kehidupan ini ?
Untuk apa tak kuat lagi ? bukankah kamu masih punya teman yang menggenggam tangan mu dan membantu mu melukiskan senyum di bibirmu.
Oh, ternyata kamu punya masalah dengan teman sehingga kamu tak semangat di setiap harimu ?
Untuk apa tak semangat ? Bukankah kamu memiliki sahabat yang dapat memberikan suntikan semangat untuk mu.
    Terkadang mulut ini dengan mudah nya mengeluh, hati sangat mudah rapuh, dan raga yang mudah lelah. Hal ini sulit dihilangkan, perlu cara yang pas agar mampu melepass semua ini.  Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk menjauh dari penyakit-penyakit itu. Karna memang rasa tak nyaman datang ketika hal-hal itu terjadi, walau ini hal yang wajar. Mungkin kamu perlu mencoba menggunakan caraku. Melihat siaran televisi mengenai kisah hidup seseorang yang luar biasa.
    Teringat aku pada salah satu kisah seorang anak berusia 13 tahun yang hanya hidup berdua dengan adikknya yang berusia 4 tahun. Mereka ditinggal pergi ibunya setelah selang beberapa hari ayahnya kembali lagi ke negri orang untuk mencari nafkah. Ibunya pergi membawa uang yang mestinya digunakan untuk biyaya hidup sehari-hari dan membayar biyaya sekolah anak-anaknya. Rumah yang berdinding anyaman bambu itu menjadi harta berharga dua kakak beradik ini. 
    Putus sekolah menjadi jalan kehidupan kakak yang sangat sabar mengasuh adiknya ini. Hari demi hari meraka lalui berdua di dalam gubug itu. Hasil keringat ayahnya yang takseberapa membuat ayahnya tak rutin setahun sekali menemui mereka. Sang kakak bekerja sebagai penggiling padi keliling desa. Sedangkan adiknya di rumah saja. Pekerjaan rumah di lakukan bersama. Adik mendapat tugas mengambil air dan mencuci pakaian. Sedangkan kakak mendapat tugas memasak sebelum dan sesudah bekerja. 
    Penghasilan yang didapat kakak hanya cukup untuk makan sehari-hari. Impiannya untuk mengyekolahkan adiknya hingga setinggi-tingginya seakan-akan hanya menjadi bayangan yang mudah hilang begitu saja. Tapi semangatnya yang tak pernah padam membuat sang kakak harus bekerja lebih keras lagi. Ia berinisiatif untuk bekerja di Jawa Timur dan meninggalkan adiknya bersama ayahnya. Namun, adiknya tak ikhlas mendengar hal itu sehingga kakak membatalkan kepergiannya menuju Jawa Timur. Entah sampai kapan mereka hidup seprti ini.
    Bayangkan! apa kamu lebih susah dari mereka ? Apa bibir mu semudah itu mengeluh ? Jika Mereka memiliki hati yang rapuh seperti kita, apa mereka masih kuat menjalani kehidupan ini ? 
Yap, teman.. jangan mudah mengeluh dengan kehidupan ini, karna ternyata kamu masih jauh lebih beruntung darinya. Selalu berfikir positif, yakinlah setiap cobaan yang ada pastilah membuat kita lebih dewasa dan semakin kuat menghadapi kehidupan ini. Semangat baru teman !!!

Rabu, 31 Desember 2014

Karna tidak ada yang tau kapan saat itu tiba

By Unknown   Posted at  22.27   No comments
    Tak terasa waktu begirtu cepat berlalu. Pengurus IDAMANKU (Ikatan Pemuda Pemudi Karanglo Utara) telah berganti. Harapan-harapan baru mulai berjajar rapi dalam angan-angan kami. Malam tahun baru dijadikan waktu berkumpul yang sangat tepat. Tak terasa pula seiring berjalan nya waktu yang selalu kita lalui dengan canda dan tawa, salah satu diantara kita telah pergi menghadap Sang Maha Kuasa.
    Takdir memang mengejutkan. Tak ada yang tau kapan saat itu tiba. Sekarang ? besok? atau lusa? Ya, biarkan ini menjadi rahasia Sang Pemilik segalanya. Jadikan ini sebagai pemicu kita untuk selalu melakukan kewajiban yang telah ditentukan, karna kita harus selalu siap kapanpun saat itu tiba.
    Suasana haru sempat menyelimuti kebersamaan kami di malam pergantian tahun ini. Kenangan-kenangan indah bersama Almh Daning selalu teringat. Sifatnya yang baik selalu mengingatkan kami kepada gadis berambut panjang itu. Karna sifatnya pula, wajar bila kami sayang padanya.
    Ditahun yang baru ini lembaran baru kami buka. Menghapus segala hal negatif dan membiarkan hal positif tetap ada. Dan tentunya satu hal yang tak akan terhapus, nama nya akan selalu terucap dalam doa-doa disetiap sujud kami.
"Semoga dia selalu tenang di sana, selalu berada disisiNya, serta bahagia selalu menyertainya. Amin"

Selasa, 30 Desember 2014

Dalam bingkai 2014

By Unknown   Posted at  20.21   No comments
    Rabu, 31 Desember 2014 adalah hari terakhir kita menikmati indahnya tahun 2014, yang akan segera berganti menjadi 2015. Kisah-kisah menyenangkan,mengharukan,mernyedihkan, dengan rapi satu persatu menemani kehidupan di tahun ini. Pengalaman yang ada dapat kita jadikan sebagai guru kita untuk melangkahkan kaki di tahun yang akan datang. Jangan lupakan apa yang telah terjadi di tahun ini. Tulislah dengan rapi kenangan yang ada di dalam fikiran kita untuk selalu menemani dalam hari-hari yang akan dilalui.
    Kesalahan ku akan selalu aku ingat dan ucapan maaf dari bibir ini tak henti-hentinya terucap. Segala perbuatan ku yang dapat berpengaruh positif dalam kehidupan orang-orang disekelilingku selalu ku syukuri, menambah tabungan ku di akhirat kelak. Ucapan terimakasih ku haturkan kepada orang-orang yang telah banyak membantuku dan menghiasi hari-hariku dengan warna-warna yang begitu indahnya.
    Untuk ayah dan ibu, terimakasih untuk suntikan semangat yang diberikan pada ku. Dengan keluhanku yang selalu membebani pikiran mereka, mereka selalu sabar dan tak henti-hentinya memberikan ku nasehat yang menyejukkan hati. Terimakasih karna selalu menghadangku saat aku akan melakukan hal yang membahayakan bagi kehidupanku. Terimakassih untuk tetesan keringat yang selalu ada di setiap hari-hari yang dilewati hanya untuk kehidupan ku dan kedua adikku. Terimakasih untuk doa yang selalu terucap dan jangan pernah berhenti menyayangiku dan adik-adik di esok hari, lusa, dan seterusnya. Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kalian, ayah dan ibu. Maafkan aku yang belum dapat menjadi apa yang diinginkan dan segala sifatku yang kadang membuat beban kalian semakin bertambah
    Untuk kedua adikku, terimaksih telah menjadi adik yang selalu memberikan keceriaan di dalam keluarga ini. Semoga kalian dapat menjadi lebih baik dariku. Jangan menjadi anak yang nakal, berusahalah untuk terus menjadi anak yang dapat dibanggakan kedua orangtua.
    Untuk saudara-saudaraku, terimakasih telah mengajakku menemui hal-hal baru yang sangat mengesankan. Kalian telah mengajakku membuka jendela dunia luar yang dapat ku jadikan pelajaran berharga serta pengalaman yang tak pernah terlupakan. Terimakasih untuk semuanya dan maafkan aku karna sifat ku yang kadang membuat kalian jengkel.
    Untuk sahabatku, Terimakasih sudah mau jadi teman ku yang selalu mengisi hari-hariku, selalu menghiasi bibirku dengan senyuman, serta selalu mengahapuskan airmata ku saat hati ini tak kuat menahan rasa yang sedang ku rasakan. Terimakasih karna kalian mau memberikan pundaak untukku bersandar. Maaf aku banyak merepotkan kalian, membuat kalian marah, dan membuat kalian jengkel.
    Untuk teman-temanku, terimaksih telah memberikan aku kesempatan untuk terus berkarya. Teman-teman SWIBHA yang telah memberikan kepercayaan nya pada ku untuk ikut bergabung dalam tim jurnalistik ini. Terimakassih teman-teman tonti yang sering mengajakku untuk ikut berpartisipasi dalam lomba ataupun pawai. Terimaksih untuk teman-teman Dewan Ambalan Arif Rahman Hakim-Herlina yang mau menerimaku sebagai bagian dari keluarga besar Dewan Ambalan SMA N 1 Sedayu. Serta teman-teman ku yang lainnya yang tidak dapat ku sebutkan satu persatu. Kalian telah memberikan ku warna tersendiri, memberikanku pengalaman yang tak dapat kulupakan, memberikanku rasa percaya diri, memberikanku pelajran yang berharga.
    Banyak kesalahan yang aku lakukan, hanya kata maaf yng dapat aku ucapkan. Ucapan terimkasih yang sebesar-besarnya untuk kalian yang paling berharga dalam hidupku. Teruslah berlari dan semangat mengejar mimpi kalian. Hanya doa yang mampu ku berikan. Semoga mimpi-mimpi kalian dapat tercapai di tahun yang akan datang. Dan doa terakhirku adalah semoga Sang Maha Kuasa masih memberikan kita umur yang panjang sehingga kita masih dapat meraskan indahnya 2015. Di akhir doa-doa yang ku panjatkan aku berharap semoga malaikat Isrofil tak meniupkan sanksakalanya pada pergantian tahun nanti. Amin :)

Senin, 29 Desember 2014

"yang penting kemauan ini nggak bakal ilang"

By Unknown   Posted at  21.02   No comments
    Kasih sayang kedua orangtua adalah hal yang sangat kita butuhkan. Dari kasih sayang itu suntikan semangat muncul sebagai kekuatan kita untuk berjuang meraih impian di masa depan. Segala bentuk kesedihan hanyalah orangtua yang mampu ikhlas mendengar segala cerita kita dan diberinya nasehat-nasehat yang tentunya menjadikan kita lebih kuat menghadapi kehidupan ini. Bersyukurlah kalian dapat menatap wajah kedua orang tua setiap waktu. Bersyukurlah kalian dapat berbagi cerita dengan mereka, orang yang paling berjasa dalam hidup ini.
    Pertama kali aku menginjakkan kaki di sekolah baru, aku merasa bahagia bertemu dengan teman-teman yang baru. Yang tentunya dengan sifat yang berbeda-beda, dengan latar belakang yang berbeda-pula pula tentunya. Disaat itu aku berkenalan dengan salah satu diantara mereka.
"Aku Diyan" Perempuan berambut panjang itu dengan suara lirih memperkenalkan dirinya pada ku.
Terlihat dia berasal dari orang yang berkecukupan. Smartphone serta tass bermerek yang dia bawa mampu menunjukkan identitass dirinya.
    Sampai sekarang aku kenal dekat dengan nya. Bersama dua teman ku yang lain, kita sering pergi jajan bersama saat jam istirahat tiba. Sifat nya yang selalu ceria serta tawa yang selalu menghiassi bibir nya, nampak tak ada beban sedikitpun di hidupnya. Tak ada rasa aneh saat aku menghabiskan waktu dengannya. Semua biasa saja.
    Hingga pada suatu hari, dia mengirim pesan pada ku lewat SMS.
"Dan kalo liat anak kecil asik-asikan sama ayah nya itu rasanya cuman pengen nangis."
Saat itu aku mulai merasa aneh. Pesan itu hanya aku baca kemudian aku tutup kembali. Jujur, aku bingung harus balas apa. Kemudian saat pagi hari disekolah aku bertanya tenatng penasan itu, dan jawabnya singkat "Enggak, cuma isenga aja. hahaha". Jawabannya sangat aneh.Aku mulai berfikir bahwa dia adalah anak yang pintar menutupi sesuatu.
    Tak lama setelah aku merasakan keanehan itu, pulang sekolah dia menyempatkan ke rumah ku. Katanya, dia menunggu jemputan. Tak ku duga, lama kelamaan dia mulai bercerita pada ku tentang apa yang sedang dirasakannya.
"Aku nggak tau siapa papa ku" katanya sambil menundukkan kepala.
Kaget aku mendengarnya. Selama aku kenal dengannya, aku sering bermain di rumahnya dan aku selalu mendengar dia memanggil seorang lelaki dengan sebutan bapak.
"Dari kecil aku tinggal sama nenek, setauku dia adalah mamaku. Tapi, semua dugaan ku salah. belum lama ini aku diberitau bahwa wanita yang selama ini aku kenal sebagai kakakku adalah ibu ku." Sedikit cerita Diyan.
    Dia pun melanjutkan ceritanya padaku. Ceritanya sangat rumit, permasalahan yang menimpanya sangat berat. Dia tidak tau siapa papa nya. Lelaki yang selalu dipanggilnya bapak itu adalah papa tirinya. Hingga kini dia terus mencari keberadaan papanya. Semua orang ditanyainya mengenai hal itu namun, semua tidak menjawab apapun.
    Dia selalu berusaha melupakan hal ini naumn, semua diingatnya kembali saat dilihatnya bercandaan kecil oleh bapak dan kedua adik nya. Bermacam cara dilakukannya untuk mengetahui hal ini tapi hanya kemarahan mama nya yang didapatkan. Saat pikirannya sedang sangat buyar, dia mengaku sering menghabiskan waktunya dengan minum minuman keras di dalam kamarnay yang di kunci dari dalam. Aku hanya tercengang mendengar ceritanya itu. Ini sangat berbeda dengan apa yang ada dipikiranku. Aku selalu berfikir bahwa dia adalah anak yang berasal dari keluarga kaya dan penuh dengan kasih sayang.
"Banyak orang bilang sama aku kalo aku harusnya bersyukur punya keluarga kaya raya dan semua memperhatikanku. Selalu mengajakku liburan ke luar negri dan uang jajan ku lebih dari cukup. Tapi, ini semua nggak penting ! aku mau keluarga yang utuh juga rukun seperti yang lainnya." Cerita darinya yang penuh emosi.
    Sebagai teman aku selalu berusaha membantu memecahkan permaslahannya itu namun, apa yang aku lakukan tak berpengaruh banyak dengan kehidupannya. Marahan selalu dia dapatkan dari ibunya, ditambah lagi perasaannya yang tak karuan.
"Mati aja kali ya" Kata-kata yang selalu diucapkannya pada ku saat dia merasa bahwa ini semua tidak adil baginya. Karna tekad nya yang kuat, dia tetap terus berusaha mencari keberadaan ayahnya.
"yang penting kemauan ku ini nggak bakal ilang" ucapnya diakhir cerita.

Minggu, 28 Desember 2014

Pilihlah dengan sungguh-sungguh

By Unknown   Posted at  23.12   No comments
    Tak dapat dipungkiri bahwa pemimpin mempunyai peran yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Pemimpin pun dipilih dengan berbagai macam pertimbangan. Lain organisasi lain pula cara yang digunakan untuk memilih. Misalnya pemilihan ketua OSIS saat saya SMP dengan caranya yang sederhana. Kami, para pengurus OSIS dikumpulkan di aula kemudian para kandidat maju kedepan memperkenalkan diri. Setelah itu kami diberikan kertas kecil yang digunakan untuk menulis nama kandidat yang menurut kami paling cocok. Jumlah suara dihitung langsung sehingga kami dapat langsung mengetahui siapa pemimpin kami yang baru. Cara ini berbeda dengan pemilihan ketua Osis yang ada di SMA.
    Pertama kali memilih ketua OSIS di SMA kami sangat antusias karna cara yang digunakan sangat berbeda dengan pemilihan yang dilakukan di SMP. Disini pemilihan ketua OSIS layaknya pemilu pada umumnya. Ada KPPS, ada bilik, ada tinta yang digunakan sebagai tanda pemilih, dan masih banyak lagi. 
    Awalnya di kelas diberi pengumuman berupa tempat dan waktu untuk penyelenggaraan PEMILOS (pemilihan ketua OSIS). Foto kandidat pun di tempel di setiap kelas. Kampanye juga dilakukan sebagai salah satu rangkaian acara PEMILOS. 
    Saat upacara bendera telah usai, para kandidat berdasarkan nomor urut satu per satu menuju mimbar yang telah disediakan untuk berkampanye. Awalnya mereka memperkenalkan diri kemudian mengumumkan visi dan misi yang telah disiapkan. Tahap ini sangat menentukan banyak sedikitnya suara yang akan diproleh. Ini disebabkan karena banyak diantara teman-teman yang belum kenal dekat dengan para kandidat dan setidaknya dengan kampanye ini dapat membantu teman-teman dalam memilih. 
    Pada hari yang telah ditentukan untuk PEMILOS, ruangan di tata sedemikian rupa untuk memudahkan pemilihan. Tempat duduk penunggu di sediakan di dekat pintu masuk. Bilik berada tepat di depan meja KPPS dan tinta di sediakan di meja dekat pintu keluar. Tak lupa kotak suara di tempatkan di tengah. Acara dimulai dengan pengucapan sumpah para KPPS yang disaksikan oleh beberapa perwakilan siswa, para kandidiat, beberapa guru, serta beberapa orang yang ditunjuk menjadi saksi. Satu per satu siswa dipanggil, kemudian mereka menuju KPPS untuk mengambil surat suara kosong. Lalu mereka menuju bilik yang kosong untuk memilih salah satu dari kandidat yang ada. Seletah itu surat suara dimasukkan kedalam kotak suara. Jari kelingking dicelupkan sedikit dalam tinta yang telah disediakan, pertanda sudah menggunakan hak pilihnya.
    Pengalaman yang sangat mengesankan karna dengan adanya cara ini kami dapat merasakan memilih layaknya PEMILU pada umumnya, walaupun kami belum berusia 17 tahun. Saat penghitungan suara diklakukan sayang, di acara seperti ini masih saja ada bebrapa diantara teman-teman yang memilih untuk golput. Bahkan mencoblos lebih dari satu sehingga suara mereka menjadi gugur. 
    Ini merupakan langkah awal untuk kemajuan sekolah. Tidak seharusnya kita berperilaku seperti ini. Akan lebih baik jika kita memilih dengan sungguh-sungguh dan dan hati nurani. Sehingga kita dapat memajukan sekolah bersama pemimpin yang benar-benar pilihan. Ingat ! pemimpin sangat berpengaruh dalam kemajuan suatu organisasi.

Sabtu, 27 Desember 2014

Dua fungsi

By Unknown   Posted at  19.29   No comments
    Dimana teman-teman berlibur saat ini ? dimanapun tempatnya passtilah sangat mengasikkan asalkan bersama-sama denagn keluarga. Beberapa teman mengatakan bahwa wisata alam adalah tempat favoritnya. "Seneng kalo diajakin ndaki gunung atau Kebun Teh kalo enggak Puncak, pokoknya wisata alam deh" kata seorang pelajar. Nah, aku berpendapat sama dengannya.
    Bagiku wisata alam memang paling mengasikkan diantara wisata lainnya. Saat menghabiskan waktu untuk menyusuri pegunungan, menikmati indahnya alam semesta. Gunung yang tinggi menjulang, sungai yang berliku-liku, sawah hijau yang membentang penjadi pemandangan yang takkan terlepas dari mata. Ditambah lagi hawa sejuk yang selalu menyelimuti.
    Ada dua keuntungan saat aku mengunjungi tempat wisata alam. Yang pertama aku dapat menikmati suasana yang berbeda dari biasanya dan yang kedua aku dapat lebih bersyukur atas segala karunia dan kenikmatan yang diberi Sang Maha Kuasa. Ada satu aktifitas yang tak pernah terlewatkan saat aku mengunjungi tempat-tempat itu. Aku selalu menyempatkan untuk berdiam diri sembari menikmati suluruh kenikmatan yang ada. 
    Ya! ini aku lakukan agar aku selalu bersykur atas apa yang telah diberikan olehNya. Selalu mengingat Nya dimanapun aku berada. Dan yang pasti rasa tanggungjawab untuk segala kenikmatan ini akan terus tumbuh dan takkan pernah punah. Menjaga kelestarian dan keindahan alam semesta ini. Maka, sekali mendayung dua pulau terlewati. Berlibur sembari bersyukur.

Jumat, 26 Desember 2014

Terus berkarya dengan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki

By Unknown   Posted at  22.25   No comments
    Pagi ini mentari pagi tidak kunjung datang, rintik hujan menggatikannya. Rasa malas tak henti menyerang raga ini disaat suasana seperti ini menyelimuti. Ditambah listrik yang padam seakan terus mendorong ku untuk tak beranjak dari kamar kecilku ini. Namun, berbeda dengan Pak Eko. Lelaki berusia 35 tahun itu memiliki keterbatasan yang sama sekaali tidak menghalangi semangatnya untuk terus bekerja demi keluarganya.
    Keterbatasan yang dimilikinya ini disebabkan karna suntikan yang diberikan seorang bidan yang mengakibatkan cacat pada kaki nya sejak usia 2 tahun. Kakinya berukuran kecil berbeda dengan ukuran kaki pada umumnya. Ini menjadikan ia tidak dapat berjalan dengan normal. Kedua tangannya selalu menopang badannya pada saat berjalan sedangkan kaki nya mengikuti arah badannya dengan diseret. 
    Keterbatasannya ini sama sekali tidak menghalangi niatnya untuk selalu berkerja keras menghidupi keluarganya. Ia memiliki seorang istri dan dua orang anak perempuan. Kedua anaknya tinggal bersama dengan neneknya di Jogjakarta sedangkan istrinya ikut bersama Pak Eko tinggal di Malang untuk bekerja.
    Kini kedua anaknya telah duduk di bangku Sekolah Dasar. Membuat Pak Eko dan istrinya harus bekerja keras untuk kebutuhan keluarganya. Karna keterbatsan yang dimiliki keduanya, pekerjaan yang dilakukan  bukanlah pekeerjaan yang menguras tenaga. 
    Pak Eko bekerja sebagai tukang pijat dan kadang-kadang membantu membenahi sepeda tetangganya yang rusak. Gelar sarjana peternakan yang dimiliknya seakan tak berpengaruh didalam kehidupannya. Istrinya yang juga memiliki cacat pada bagian kaki kini bekerja sebagai penjahit. "Alhamdulilah hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan saya, istri, dan kedua anak kami" katanya.
    Pak Eko dan Istrinya selalu menyempatkan untuk mengunjungi anak-anaknya di Jogjakarta. Dengan motor Yamaha75 yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga ini mereka menempuh jarak yang tidak dekat. 16-20 jam lamanya mereka menghabiskan waktu di jalan yang ramai bersamaan dengan berbagai macam kendaraan lainnya. "Pegel-pegel badannya tapi nggak papa, kan buat ketemu anak-anak" ujar istri pak Eko.
    Belajar dari perjalanan hidup Pak Eko yang tidak semudah kisah orang lain. Pastilah setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-massing. Namun, jangan jadikan kekurangan kita sebagai halangan untuk kita terus berkarya dan selalu melukis masa depan yang indah. Teruslah semangat para generasi muda Indonesia :)

Kamis, 25 Desember 2014

Apa prestasiku ?

By Unknown   Posted at  19.01   No comments
    "Prestasi" kata ini tidak asing lagi ditelinga kita. Tidak sedikit remaja di Indonesia yang berprestasi. Tidak hanya disuatu bidang, diberbagai macam bidang mereka memiliki prestasi yang pastinya patut diperhitungkan. Namun, tidak semua remaja meiliki prestasi yang ditandai dengan piala ataupun sertifikat.
    Seorang remaja mengaku tidak memiliki prestasi selama ini. Kini dia duduk dibangku kelas 2 SMA. "Aku sewaktu TK sering mengikuti berbagai macam perlombaan salah satunya adalah lomba mewarnai" sedikit cerita darinya. Namun, prlombaan yang dia ikuti tidak membuahkan hasil yang baik. Satupun perlombaan tidak pernah dimenangkan olehnya. Hingga kini berbagai macam lomba yang dia ikuti selalu sama hasilnya, kalah.
    Dengan pengalaman-pengalamannya ini dia merasa berbeda dengan teman-temannya. Awalnya, saat duduk dibangku kelas 1 SMP. "Di sekolah tidak pernah masuk 5 besar" ujarnya. Prestasi di sekolah tidak pernah dicapai olehnya. Selalu membuat dia merasa bahwa dia tidak memiliki kemampuan.
    Karena pengalaman-pengalamannya ini perlahan dia mulai menumbuhkan semangatnya. "Tidak mungkin aku tidak punya kelebihan, sedangkan setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing" ucapan pertanda semangat telah keluar dari bibirnya. Sejak saat itulah dia mulai berfikir kembali mengenai apa yang harus dia lakukan untuk mengetahui kelebihannya.
    Sejak seragamnya berganti menjadi biru putih, dia aktif didalam organisasi baik di sekolah maupun di desanya. Semangatnya untuk menjadi lebih baik dan selalu berusaha ini membuahkan hasil yang memuaskan. Dia menduduki bagian penting dalam organisasi-organisasi yang diikutinya. Menjadi sekertaris OSIS di sekolah, bendahara di karang taruna desa, serta ketua di Remaja Islam Masjid. "Ini sangat membahagian untukku" katanya. Alasannya sederhana, dengan aktif mengikuti organisasi dia dapat memiliki teman banyak serta mempunyai banyak pengalaman. "ini juga merupakan bukti bahwa aku mampu di bidang lain" tambahnya.
    Memang semangat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalm kehidupan. Usaha keras serta kreatif dalam mencari peluang juga sangat dibutuhkan untuk menggali potensi yang ada didalam diri kita masing-masing. Ditambah dengan pengalaman-pengalaman pahit yang selalu menjadi pendorong kita untuk menjadi yang lebih baik. Dan yang pasti segala permasalahan pasti ada jalan keluar. Apabila jalan pertama tidak dapat membantu pasti ada jalan ke-2, ke-3, dan seterusnya. Maka, jangan malas membuka pintu dari jalan-jalan yang ada dengan selalu semangat, belajar dari pengalaman, kreatif, serta usaha keras.

Back to top ↑
Connect with Us

    JAM

    Diberdayakan oleh Blogger.
    .
    Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-burung-twitter-terbang.html#VhwtO3eVvSUhfuDj.99

What they says

© 2013 afi's blog. Distributed By Blogger Themes | WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.