Rabu, 31 Desember 2014

Karna tidak ada yang tau kapan saat itu tiba

By Unknown   Posted at  22.27   No comments
    Tak terasa waktu begirtu cepat berlalu. Pengurus IDAMANKU (Ikatan Pemuda Pemudi Karanglo Utara) telah berganti. Harapan-harapan baru mulai berjajar rapi dalam angan-angan kami. Malam tahun baru dijadikan waktu berkumpul yang sangat tepat. Tak terasa pula seiring berjalan nya waktu yang selalu kita lalui dengan canda dan tawa, salah satu diantara kita telah pergi menghadap Sang Maha Kuasa.
    Takdir memang mengejutkan. Tak ada yang tau kapan saat itu tiba. Sekarang ? besok? atau lusa? Ya, biarkan ini menjadi rahasia Sang Pemilik segalanya. Jadikan ini sebagai pemicu kita untuk selalu melakukan kewajiban yang telah ditentukan, karna kita harus selalu siap kapanpun saat itu tiba.
    Suasana haru sempat menyelimuti kebersamaan kami di malam pergantian tahun ini. Kenangan-kenangan indah bersama Almh Daning selalu teringat. Sifatnya yang baik selalu mengingatkan kami kepada gadis berambut panjang itu. Karna sifatnya pula, wajar bila kami sayang padanya.
    Ditahun yang baru ini lembaran baru kami buka. Menghapus segala hal negatif dan membiarkan hal positif tetap ada. Dan tentunya satu hal yang tak akan terhapus, nama nya akan selalu terucap dalam doa-doa disetiap sujud kami.
"Semoga dia selalu tenang di sana, selalu berada disisiNya, serta bahagia selalu menyertainya. Amin"

Selasa, 30 Desember 2014

Dalam bingkai 2014

By Unknown   Posted at  20.21   No comments
    Rabu, 31 Desember 2014 adalah hari terakhir kita menikmati indahnya tahun 2014, yang akan segera berganti menjadi 2015. Kisah-kisah menyenangkan,mengharukan,mernyedihkan, dengan rapi satu persatu menemani kehidupan di tahun ini. Pengalaman yang ada dapat kita jadikan sebagai guru kita untuk melangkahkan kaki di tahun yang akan datang. Jangan lupakan apa yang telah terjadi di tahun ini. Tulislah dengan rapi kenangan yang ada di dalam fikiran kita untuk selalu menemani dalam hari-hari yang akan dilalui.
    Kesalahan ku akan selalu aku ingat dan ucapan maaf dari bibir ini tak henti-hentinya terucap. Segala perbuatan ku yang dapat berpengaruh positif dalam kehidupan orang-orang disekelilingku selalu ku syukuri, menambah tabungan ku di akhirat kelak. Ucapan terimakasih ku haturkan kepada orang-orang yang telah banyak membantuku dan menghiasi hari-hariku dengan warna-warna yang begitu indahnya.
    Untuk ayah dan ibu, terimakasih untuk suntikan semangat yang diberikan pada ku. Dengan keluhanku yang selalu membebani pikiran mereka, mereka selalu sabar dan tak henti-hentinya memberikan ku nasehat yang menyejukkan hati. Terimakasih karna selalu menghadangku saat aku akan melakukan hal yang membahayakan bagi kehidupanku. Terimakassih untuk tetesan keringat yang selalu ada di setiap hari-hari yang dilewati hanya untuk kehidupan ku dan kedua adikku. Terimakasih untuk doa yang selalu terucap dan jangan pernah berhenti menyayangiku dan adik-adik di esok hari, lusa, dan seterusnya. Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kalian, ayah dan ibu. Maafkan aku yang belum dapat menjadi apa yang diinginkan dan segala sifatku yang kadang membuat beban kalian semakin bertambah
    Untuk kedua adikku, terimaksih telah menjadi adik yang selalu memberikan keceriaan di dalam keluarga ini. Semoga kalian dapat menjadi lebih baik dariku. Jangan menjadi anak yang nakal, berusahalah untuk terus menjadi anak yang dapat dibanggakan kedua orangtua.
    Untuk saudara-saudaraku, terimakasih telah mengajakku menemui hal-hal baru yang sangat mengesankan. Kalian telah mengajakku membuka jendela dunia luar yang dapat ku jadikan pelajaran berharga serta pengalaman yang tak pernah terlupakan. Terimakasih untuk semuanya dan maafkan aku karna sifat ku yang kadang membuat kalian jengkel.
    Untuk sahabatku, Terimakasih sudah mau jadi teman ku yang selalu mengisi hari-hariku, selalu menghiasi bibirku dengan senyuman, serta selalu mengahapuskan airmata ku saat hati ini tak kuat menahan rasa yang sedang ku rasakan. Terimakasih karna kalian mau memberikan pundaak untukku bersandar. Maaf aku banyak merepotkan kalian, membuat kalian marah, dan membuat kalian jengkel.
    Untuk teman-temanku, terimaksih telah memberikan aku kesempatan untuk terus berkarya. Teman-teman SWIBHA yang telah memberikan kepercayaan nya pada ku untuk ikut bergabung dalam tim jurnalistik ini. Terimakassih teman-teman tonti yang sering mengajakku untuk ikut berpartisipasi dalam lomba ataupun pawai. Terimaksih untuk teman-teman Dewan Ambalan Arif Rahman Hakim-Herlina yang mau menerimaku sebagai bagian dari keluarga besar Dewan Ambalan SMA N 1 Sedayu. Serta teman-teman ku yang lainnya yang tidak dapat ku sebutkan satu persatu. Kalian telah memberikan ku warna tersendiri, memberikanku pengalaman yang tak dapat kulupakan, memberikanku rasa percaya diri, memberikanku pelajran yang berharga.
    Banyak kesalahan yang aku lakukan, hanya kata maaf yng dapat aku ucapkan. Ucapan terimkasih yang sebesar-besarnya untuk kalian yang paling berharga dalam hidupku. Teruslah berlari dan semangat mengejar mimpi kalian. Hanya doa yang mampu ku berikan. Semoga mimpi-mimpi kalian dapat tercapai di tahun yang akan datang. Dan doa terakhirku adalah semoga Sang Maha Kuasa masih memberikan kita umur yang panjang sehingga kita masih dapat meraskan indahnya 2015. Di akhir doa-doa yang ku panjatkan aku berharap semoga malaikat Isrofil tak meniupkan sanksakalanya pada pergantian tahun nanti. Amin :)

Senin, 29 Desember 2014

"yang penting kemauan ini nggak bakal ilang"

By Unknown   Posted at  21.02   No comments
    Kasih sayang kedua orangtua adalah hal yang sangat kita butuhkan. Dari kasih sayang itu suntikan semangat muncul sebagai kekuatan kita untuk berjuang meraih impian di masa depan. Segala bentuk kesedihan hanyalah orangtua yang mampu ikhlas mendengar segala cerita kita dan diberinya nasehat-nasehat yang tentunya menjadikan kita lebih kuat menghadapi kehidupan ini. Bersyukurlah kalian dapat menatap wajah kedua orang tua setiap waktu. Bersyukurlah kalian dapat berbagi cerita dengan mereka, orang yang paling berjasa dalam hidup ini.
    Pertama kali aku menginjakkan kaki di sekolah baru, aku merasa bahagia bertemu dengan teman-teman yang baru. Yang tentunya dengan sifat yang berbeda-beda, dengan latar belakang yang berbeda-pula pula tentunya. Disaat itu aku berkenalan dengan salah satu diantara mereka.
"Aku Diyan" Perempuan berambut panjang itu dengan suara lirih memperkenalkan dirinya pada ku.
Terlihat dia berasal dari orang yang berkecukupan. Smartphone serta tass bermerek yang dia bawa mampu menunjukkan identitass dirinya.
    Sampai sekarang aku kenal dekat dengan nya. Bersama dua teman ku yang lain, kita sering pergi jajan bersama saat jam istirahat tiba. Sifat nya yang selalu ceria serta tawa yang selalu menghiassi bibir nya, nampak tak ada beban sedikitpun di hidupnya. Tak ada rasa aneh saat aku menghabiskan waktu dengannya. Semua biasa saja.
    Hingga pada suatu hari, dia mengirim pesan pada ku lewat SMS.
"Dan kalo liat anak kecil asik-asikan sama ayah nya itu rasanya cuman pengen nangis."
Saat itu aku mulai merasa aneh. Pesan itu hanya aku baca kemudian aku tutup kembali. Jujur, aku bingung harus balas apa. Kemudian saat pagi hari disekolah aku bertanya tenatng penasan itu, dan jawabnya singkat "Enggak, cuma isenga aja. hahaha". Jawabannya sangat aneh.Aku mulai berfikir bahwa dia adalah anak yang pintar menutupi sesuatu.
    Tak lama setelah aku merasakan keanehan itu, pulang sekolah dia menyempatkan ke rumah ku. Katanya, dia menunggu jemputan. Tak ku duga, lama kelamaan dia mulai bercerita pada ku tentang apa yang sedang dirasakannya.
"Aku nggak tau siapa papa ku" katanya sambil menundukkan kepala.
Kaget aku mendengarnya. Selama aku kenal dengannya, aku sering bermain di rumahnya dan aku selalu mendengar dia memanggil seorang lelaki dengan sebutan bapak.
"Dari kecil aku tinggal sama nenek, setauku dia adalah mamaku. Tapi, semua dugaan ku salah. belum lama ini aku diberitau bahwa wanita yang selama ini aku kenal sebagai kakakku adalah ibu ku." Sedikit cerita Diyan.
    Dia pun melanjutkan ceritanya padaku. Ceritanya sangat rumit, permasalahan yang menimpanya sangat berat. Dia tidak tau siapa papa nya. Lelaki yang selalu dipanggilnya bapak itu adalah papa tirinya. Hingga kini dia terus mencari keberadaan papanya. Semua orang ditanyainya mengenai hal itu namun, semua tidak menjawab apapun.
    Dia selalu berusaha melupakan hal ini naumn, semua diingatnya kembali saat dilihatnya bercandaan kecil oleh bapak dan kedua adik nya. Bermacam cara dilakukannya untuk mengetahui hal ini tapi hanya kemarahan mama nya yang didapatkan. Saat pikirannya sedang sangat buyar, dia mengaku sering menghabiskan waktunya dengan minum minuman keras di dalam kamarnay yang di kunci dari dalam. Aku hanya tercengang mendengar ceritanya itu. Ini sangat berbeda dengan apa yang ada dipikiranku. Aku selalu berfikir bahwa dia adalah anak yang berasal dari keluarga kaya dan penuh dengan kasih sayang.
"Banyak orang bilang sama aku kalo aku harusnya bersyukur punya keluarga kaya raya dan semua memperhatikanku. Selalu mengajakku liburan ke luar negri dan uang jajan ku lebih dari cukup. Tapi, ini semua nggak penting ! aku mau keluarga yang utuh juga rukun seperti yang lainnya." Cerita darinya yang penuh emosi.
    Sebagai teman aku selalu berusaha membantu memecahkan permaslahannya itu namun, apa yang aku lakukan tak berpengaruh banyak dengan kehidupannya. Marahan selalu dia dapatkan dari ibunya, ditambah lagi perasaannya yang tak karuan.
"Mati aja kali ya" Kata-kata yang selalu diucapkannya pada ku saat dia merasa bahwa ini semua tidak adil baginya. Karna tekad nya yang kuat, dia tetap terus berusaha mencari keberadaan ayahnya.
"yang penting kemauan ku ini nggak bakal ilang" ucapnya diakhir cerita.

Minggu, 28 Desember 2014

Pilihlah dengan sungguh-sungguh

By Unknown   Posted at  23.12   No comments
    Tak dapat dipungkiri bahwa pemimpin mempunyai peran yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Pemimpin pun dipilih dengan berbagai macam pertimbangan. Lain organisasi lain pula cara yang digunakan untuk memilih. Misalnya pemilihan ketua OSIS saat saya SMP dengan caranya yang sederhana. Kami, para pengurus OSIS dikumpulkan di aula kemudian para kandidat maju kedepan memperkenalkan diri. Setelah itu kami diberikan kertas kecil yang digunakan untuk menulis nama kandidat yang menurut kami paling cocok. Jumlah suara dihitung langsung sehingga kami dapat langsung mengetahui siapa pemimpin kami yang baru. Cara ini berbeda dengan pemilihan ketua Osis yang ada di SMA.
    Pertama kali memilih ketua OSIS di SMA kami sangat antusias karna cara yang digunakan sangat berbeda dengan pemilihan yang dilakukan di SMP. Disini pemilihan ketua OSIS layaknya pemilu pada umumnya. Ada KPPS, ada bilik, ada tinta yang digunakan sebagai tanda pemilih, dan masih banyak lagi. 
    Awalnya di kelas diberi pengumuman berupa tempat dan waktu untuk penyelenggaraan PEMILOS (pemilihan ketua OSIS). Foto kandidat pun di tempel di setiap kelas. Kampanye juga dilakukan sebagai salah satu rangkaian acara PEMILOS. 
    Saat upacara bendera telah usai, para kandidat berdasarkan nomor urut satu per satu menuju mimbar yang telah disediakan untuk berkampanye. Awalnya mereka memperkenalkan diri kemudian mengumumkan visi dan misi yang telah disiapkan. Tahap ini sangat menentukan banyak sedikitnya suara yang akan diproleh. Ini disebabkan karena banyak diantara teman-teman yang belum kenal dekat dengan para kandidat dan setidaknya dengan kampanye ini dapat membantu teman-teman dalam memilih. 
    Pada hari yang telah ditentukan untuk PEMILOS, ruangan di tata sedemikian rupa untuk memudahkan pemilihan. Tempat duduk penunggu di sediakan di dekat pintu masuk. Bilik berada tepat di depan meja KPPS dan tinta di sediakan di meja dekat pintu keluar. Tak lupa kotak suara di tempatkan di tengah. Acara dimulai dengan pengucapan sumpah para KPPS yang disaksikan oleh beberapa perwakilan siswa, para kandidiat, beberapa guru, serta beberapa orang yang ditunjuk menjadi saksi. Satu per satu siswa dipanggil, kemudian mereka menuju KPPS untuk mengambil surat suara kosong. Lalu mereka menuju bilik yang kosong untuk memilih salah satu dari kandidat yang ada. Seletah itu surat suara dimasukkan kedalam kotak suara. Jari kelingking dicelupkan sedikit dalam tinta yang telah disediakan, pertanda sudah menggunakan hak pilihnya.
    Pengalaman yang sangat mengesankan karna dengan adanya cara ini kami dapat merasakan memilih layaknya PEMILU pada umumnya, walaupun kami belum berusia 17 tahun. Saat penghitungan suara diklakukan sayang, di acara seperti ini masih saja ada bebrapa diantara teman-teman yang memilih untuk golput. Bahkan mencoblos lebih dari satu sehingga suara mereka menjadi gugur. 
    Ini merupakan langkah awal untuk kemajuan sekolah. Tidak seharusnya kita berperilaku seperti ini. Akan lebih baik jika kita memilih dengan sungguh-sungguh dan dan hati nurani. Sehingga kita dapat memajukan sekolah bersama pemimpin yang benar-benar pilihan. Ingat ! pemimpin sangat berpengaruh dalam kemajuan suatu organisasi.

Sabtu, 27 Desember 2014

Dua fungsi

By Unknown   Posted at  19.29   No comments
    Dimana teman-teman berlibur saat ini ? dimanapun tempatnya passtilah sangat mengasikkan asalkan bersama-sama denagn keluarga. Beberapa teman mengatakan bahwa wisata alam adalah tempat favoritnya. "Seneng kalo diajakin ndaki gunung atau Kebun Teh kalo enggak Puncak, pokoknya wisata alam deh" kata seorang pelajar. Nah, aku berpendapat sama dengannya.
    Bagiku wisata alam memang paling mengasikkan diantara wisata lainnya. Saat menghabiskan waktu untuk menyusuri pegunungan, menikmati indahnya alam semesta. Gunung yang tinggi menjulang, sungai yang berliku-liku, sawah hijau yang membentang penjadi pemandangan yang takkan terlepas dari mata. Ditambah lagi hawa sejuk yang selalu menyelimuti.
    Ada dua keuntungan saat aku mengunjungi tempat wisata alam. Yang pertama aku dapat menikmati suasana yang berbeda dari biasanya dan yang kedua aku dapat lebih bersyukur atas segala karunia dan kenikmatan yang diberi Sang Maha Kuasa. Ada satu aktifitas yang tak pernah terlewatkan saat aku mengunjungi tempat-tempat itu. Aku selalu menyempatkan untuk berdiam diri sembari menikmati suluruh kenikmatan yang ada. 
    Ya! ini aku lakukan agar aku selalu bersykur atas apa yang telah diberikan olehNya. Selalu mengingat Nya dimanapun aku berada. Dan yang pasti rasa tanggungjawab untuk segala kenikmatan ini akan terus tumbuh dan takkan pernah punah. Menjaga kelestarian dan keindahan alam semesta ini. Maka, sekali mendayung dua pulau terlewati. Berlibur sembari bersyukur.

Jumat, 26 Desember 2014

Terus berkarya dengan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki

By Unknown   Posted at  22.25   No comments
    Pagi ini mentari pagi tidak kunjung datang, rintik hujan menggatikannya. Rasa malas tak henti menyerang raga ini disaat suasana seperti ini menyelimuti. Ditambah listrik yang padam seakan terus mendorong ku untuk tak beranjak dari kamar kecilku ini. Namun, berbeda dengan Pak Eko. Lelaki berusia 35 tahun itu memiliki keterbatasan yang sama sekaali tidak menghalangi semangatnya untuk terus bekerja demi keluarganya.
    Keterbatasan yang dimilikinya ini disebabkan karna suntikan yang diberikan seorang bidan yang mengakibatkan cacat pada kaki nya sejak usia 2 tahun. Kakinya berukuran kecil berbeda dengan ukuran kaki pada umumnya. Ini menjadikan ia tidak dapat berjalan dengan normal. Kedua tangannya selalu menopang badannya pada saat berjalan sedangkan kaki nya mengikuti arah badannya dengan diseret. 
    Keterbatasannya ini sama sekali tidak menghalangi niatnya untuk selalu berkerja keras menghidupi keluarganya. Ia memiliki seorang istri dan dua orang anak perempuan. Kedua anaknya tinggal bersama dengan neneknya di Jogjakarta sedangkan istrinya ikut bersama Pak Eko tinggal di Malang untuk bekerja.
    Kini kedua anaknya telah duduk di bangku Sekolah Dasar. Membuat Pak Eko dan istrinya harus bekerja keras untuk kebutuhan keluarganya. Karna keterbatsan yang dimiliki keduanya, pekerjaan yang dilakukan  bukanlah pekeerjaan yang menguras tenaga. 
    Pak Eko bekerja sebagai tukang pijat dan kadang-kadang membantu membenahi sepeda tetangganya yang rusak. Gelar sarjana peternakan yang dimiliknya seakan tak berpengaruh didalam kehidupannya. Istrinya yang juga memiliki cacat pada bagian kaki kini bekerja sebagai penjahit. "Alhamdulilah hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan saya, istri, dan kedua anak kami" katanya.
    Pak Eko dan Istrinya selalu menyempatkan untuk mengunjungi anak-anaknya di Jogjakarta. Dengan motor Yamaha75 yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga ini mereka menempuh jarak yang tidak dekat. 16-20 jam lamanya mereka menghabiskan waktu di jalan yang ramai bersamaan dengan berbagai macam kendaraan lainnya. "Pegel-pegel badannya tapi nggak papa, kan buat ketemu anak-anak" ujar istri pak Eko.
    Belajar dari perjalanan hidup Pak Eko yang tidak semudah kisah orang lain. Pastilah setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-massing. Namun, jangan jadikan kekurangan kita sebagai halangan untuk kita terus berkarya dan selalu melukis masa depan yang indah. Teruslah semangat para generasi muda Indonesia :)

Kamis, 25 Desember 2014

Apa prestasiku ?

By Unknown   Posted at  19.01   No comments
    "Prestasi" kata ini tidak asing lagi ditelinga kita. Tidak sedikit remaja di Indonesia yang berprestasi. Tidak hanya disuatu bidang, diberbagai macam bidang mereka memiliki prestasi yang pastinya patut diperhitungkan. Namun, tidak semua remaja meiliki prestasi yang ditandai dengan piala ataupun sertifikat.
    Seorang remaja mengaku tidak memiliki prestasi selama ini. Kini dia duduk dibangku kelas 2 SMA. "Aku sewaktu TK sering mengikuti berbagai macam perlombaan salah satunya adalah lomba mewarnai" sedikit cerita darinya. Namun, prlombaan yang dia ikuti tidak membuahkan hasil yang baik. Satupun perlombaan tidak pernah dimenangkan olehnya. Hingga kini berbagai macam lomba yang dia ikuti selalu sama hasilnya, kalah.
    Dengan pengalaman-pengalamannya ini dia merasa berbeda dengan teman-temannya. Awalnya, saat duduk dibangku kelas 1 SMP. "Di sekolah tidak pernah masuk 5 besar" ujarnya. Prestasi di sekolah tidak pernah dicapai olehnya. Selalu membuat dia merasa bahwa dia tidak memiliki kemampuan.
    Karena pengalaman-pengalamannya ini perlahan dia mulai menumbuhkan semangatnya. "Tidak mungkin aku tidak punya kelebihan, sedangkan setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing" ucapan pertanda semangat telah keluar dari bibirnya. Sejak saat itulah dia mulai berfikir kembali mengenai apa yang harus dia lakukan untuk mengetahui kelebihannya.
    Sejak seragamnya berganti menjadi biru putih, dia aktif didalam organisasi baik di sekolah maupun di desanya. Semangatnya untuk menjadi lebih baik dan selalu berusaha ini membuahkan hasil yang memuaskan. Dia menduduki bagian penting dalam organisasi-organisasi yang diikutinya. Menjadi sekertaris OSIS di sekolah, bendahara di karang taruna desa, serta ketua di Remaja Islam Masjid. "Ini sangat membahagian untukku" katanya. Alasannya sederhana, dengan aktif mengikuti organisasi dia dapat memiliki teman banyak serta mempunyai banyak pengalaman. "ini juga merupakan bukti bahwa aku mampu di bidang lain" tambahnya.
    Memang semangat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalm kehidupan. Usaha keras serta kreatif dalam mencari peluang juga sangat dibutuhkan untuk menggali potensi yang ada didalam diri kita masing-masing. Ditambah dengan pengalaman-pengalaman pahit yang selalu menjadi pendorong kita untuk menjadi yang lebih baik. Dan yang pasti segala permasalahan pasti ada jalan keluar. Apabila jalan pertama tidak dapat membantu pasti ada jalan ke-2, ke-3, dan seterusnya. Maka, jangan malas membuka pintu dari jalan-jalan yang ada dengan selalu semangat, belajar dari pengalaman, kreatif, serta usaha keras.

Back to top ↑
Connect with Us

    JAM

    Diberdayakan oleh Blogger.
    .
    Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-burung-twitter-terbang.html#VhwtO3eVvSUhfuDj.99

What they says

© 2013 afi's blog. Distributed By Blogger Themes | WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.